Penjualan produk ponsel pintar

Penjualan produk ponsel pintar (smartphone) buatan Apple Inc dan Samsung melampaui Nokia Oyj untuk pertama kalinya. Menurut Strategy Analytics, Apple kini menjadi produsen smartphone terbesar dengan menguasai 18,5 persen penjualan smartphone global pada kuartal kedua ini.

Sementara Nokia, harus turun dua tingkat menuju posisi ketiga dari peringkat pertama. Posisi produsen smartphone asal Finlandia ini persis di bawah Samsung, setelah pangsa pasarnya menyusut dari 38,1 persen menjadi 15,2 persen. Samsung di posisi kedua dengan pangsa pasar 17,5 persen.

"Pergeseran pangsa pasar smartphone telah berlangsung sejak diperkenalkannya iPhone. Hingga kini, Nokia belum mampu menemukan jawaban," kata Leon Cappaert, Manajer Dana KBC Asset Management di Brussel.

Penjualan handset global tumbuh 13 persen atau menjadi 361 juta unit pada kuartal terakhir ini. Sedangkan penjualan smartphone berkembang hingga 76 persen. Total penjualan ponsel dengan kemampuan layaknya komputer dalam menjalankan aplikasi dan memutar media ini mencapai 110 juta unit.

Meski pangsa pasarnya jatuh ke posisi terendah sejak 1999, Nokia tetap menjadi produsen ponsel terbesar di dunia. Secara keseluruhan Nokia masih kuasai pangsa pasar 24,2 persen. Samsung 19,2 persen, sementara Apple cuma 5,6 persen.

Meski masih menjadi penguasa pasar ponsel, market share Nokia turun pada kuartal ini, dari 34,7 persen pada kuartal lalu. Harga saham Nokia pun sedikit terkoreksi sekitar 4,06 euro di perdagangan Helsinki.

Sementara itu, penjualan iPhone naik menjadi 20,3 juta unit pada kuartal terakhir. Kenaikan ini banyak didorong oleh pertumbuhan pasarnya di luar negeri, terutama China. Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, ini memang memperoleh sebagian besar sumber pendapatan dari iPhone.

Mengutip data Bloomberg, produk ini menyumbang 46,6 persen dari pendapatan Apple. Untuk mempertahankan pangsa pasarnya, menurut sumber anonim, Apple berniat untuk mengeluarkan seri terbaru iPhone lebih cepat atau September nanti, iPhone terbaru ini akan memiliki fitur kamera yang lebih canggih.

Sebaliknya, Nokia mengalami penurunan pertama pada laporan kuartal ini sejak 2009, setelah penjualan ponselnya merosot menyusul kesepatakan untuk beralih menggunakan software Microsoft Corp. Chief Executive Officer Nokia Stephen Elop pun sedang mempersiapkan model ponsel baru berbasis Windows Phone. Demikian catatan online Sapu Jagat yang berjudul Penjualan produk ponsel pintar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel