dr Arif Tonang

Bukan hanya kehilangan tas berisi kamera digital, barang berharga, dan hard disk berisi dokumen, yang total nilainya Rp 2,7 juta, dr Arif Tonang juga rugi karena kaca mobilnya dipecah pencuri.

Pencurian terjadi saat dokter muda yang sedang kuliah di Semarang itu melayat salah seorang dosennya di kawasan Tugu, Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/1/2012) sekitar pukul 12.00.

Keterangan di Markas Kepolisian Sektor Ngaliyan menyebutkan, dokter yang menjadi warga Pedurenan, Tangerang, Banten, itu memarkir mobilnya, Daihatsu Xenia B 8019 WV, di tepi Jalan Raya Walisongo, sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Tugu, Semarang.

Saat ditinggal itulah diduga pencurian terjadi. Polisi menduga, ada dua penjahat naik sepeda motor mendekat mobil dan kemudian salah satunya memecah kaca bagian tengah. Tas yang tergeletak di jok mobil pun diambil dan dibawa kabur.

Catatan Kompas, di bulan pertama tahun 2012 ini saja terjadi kejahatan belasan kasus kejahatan, termasuk perampokan dan pembunuhan. Kasus terbesar adalah perampokan pada 5 Januari lalu. Saat itu, mobil pengisi ATM BCA dirampok di Jalan Kalimas Semarang. Kerugian sekitar Rp 2,4 miliar.

Seminggu kemudian, 12 Januari, perampok beraksi dengan menembak ban mobil korbannya hingga kempes di Jalan Brigjen Soediarto. Korban Rully pun kehilangan Rp 196 juta.

Pada 26 Januari, kawanan perampok menembak Fiona dan pembantunya, Azizah, di halaman rumahnya di Jalan S Parman. Sampai saat ini, polisi belum berhasil mengungkap kasus-kasus tersebut.

Terakhir, pada 29 Januari terjadi perampasan motor disertai pembacokan terhadap pengendaranya, Ahmad Rifai, di perumahan Palebon, Pedurungan.

Mengenai pembunuhan, polisi juga belum mengungkap kematian Anisyafiah (19), warga Kerobokan, Semarang Barat, pada 15 Januari lalu, juga pembunuhan terhadap Risty Amalia Putri (5), warga Tlumpak, Tandang, Kecamatan Tembalang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel