PT Global Seafood International Indonesia

PT Global Seafood International Indonesia (GSII), industri pengolahan ikan yang berlokasi di Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng,mulai berproduksi bulan ini. Sementara itu, untuk produksi dalam skala besar akan dilakukan pada Februari mendatang. Perusahaan ini akan memproduksi bakso berbahan baku ikan yang dicampur talas.

Produksi itu dimaksudkan menjawab permintaan pasar, baik lokal maupun negara di Asia, seperti Jepang dan Korea Selatan (Korsel),” ujar General Manager PT GSII Bantaeng Rilman Abdullah di Bantaeng, kemarin. Adik kandung Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah ini menjelaskan, kedua negara tersebut membutuhkan bakso sehat berbahan baku ikan, talas, dan tapioka dari Bantaeng untuk dijual di sejumlah supermarket dan memenuhi kebutuhan restoran.

Dia mengaku, industri berbasis pengolahan surimi yang dikelolanya tersebut memiliki mesin berkapasitas produksi 280.000 biji/jam. Setelah memproduksi bakso ikan, GSII juga akan memproduksi steak berbahan baku ikan, talas, dan tapioka.“Kami tinggal menunggu cetakannya saja. Mesin yang digunakan juga sama dengan mesin yang digunakan untuk produksi bakso sehat,”katanya.

Di sisi lain, Rilman mengungkapkan bahwa salah satu perusahaan asal Australia juga meminati ikan tuna dalam bentuk fillet dari Bantaeng. Bahkan, perusahaan tersebut tiap bulan meminta dua kontainer untuk memenuhi kebutuhan pasar di Negeri Kanguru tersebut. Untuk itu, GSII akan membentuk agen di berbagai provinsi penghasil ikan tuna, antara lain Ambon, Manado, Wakatobi, Sinjai.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel